Jalan S.Parman 68 Yogyakarta

Mu’allimin Student Expo, Cara Cerdas Menyambut Generasi Emas

Mu’allimin Student Expo kembali digelar di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Ahad (26/1/2020). Agenda tahunan yang memadukan antara unsur ilmu, seni, olah raga, agama, ekonomi dan hiburan ini digelar untuk menyambut calon siswa baru beserta keluarganya pada hari seleksi PPDB Gelombang II Tahun Pelajaran 2020/2021. Diperkirakan lebih dari 1000 pengunjung tampak memadati lokasi pameran yang berada di halaman tengah kampus setempat.

Koordinator ekspo, Nikki Nazaready SPd mengatakan bahwa kegiatan tersebut diproyeksikan untuk memberikan gambaran secara nyata tentang berbagai unit kegiatan edukatif siswa di Mu’allimin kepada para calon siswa, keluarganya, serta masyarakat luas. Di samping itu bisa juga dijadikan sebagai salah satu barometer dari ketercapaian proses pembelajaran, utamanya dalam aspek non-akademik.

“Seluruh konten yang kami display di sini merupakan kegiatan yang ada di madrasah, yang meliputi MuinTV, Tapak Suci, SUMMIT (Student of Mu’allimin Medical Team), Foreign Pals, Hizbul Wathon, batik, olah raga, unit produksi siswa, sobat perpus, Lembaga Pers Mu’allimin, robotik, studio foto, serta Poskestren,” papar Nikki Nazaready kepada KR, di area ekspo.

Dia menambahkan bahwa berbagai unit kegiatan tersebut, dimaksudkan untuk mewadahi dan mengeksplor berbagai minat, bakat, dan kompetensi para siswa untuk bisa dikembangkan selama belajar di Mu’allimin sebagai nilai tambah bagi mereka.

“Untuk membentuk kader Muhammadiyah yang berkualitas, maka bekal keilmuan yang didapat di kelas saja belum cukup. Mereka juga harus dibekali dengan kompetensi keterampilan untuk bisa menciptakan sesuatu, berinovasi, dan berkreasi,” ungkap guru Bahasa Indonesia yang juga penggiat bidang seni budaya itu.

Sebagai rangkaian kegiatan ekspo juga ditampilkan adu kebolehan para jawara Tapak Suci baik tingkat daerah maupun nasional, rapling, serta lomba memarnai gambar untuk anak-anak di bawah lima tahun yang kebetulan diajak oleh orang tuanya.

Leave a comment