Apresiasi Penghargaan Operator EMIS 2015: Dalam Mewujudkan Pendataan EMIS sebagai satu-satunya pendataan pendidikan Islam satu pintu

MA Mu'allimin

Amar Sidiq (paling kiri) dari Mu’allimin dan wakil beberapa Madrasah  foto bersama Kabid Dikmad serta Kasi Kelembagaan dan SIM Bidang Dikmad DIY

“Kondisi data madrasah pada saat ini cukup memprihatinkan”, ungkap Kasi Kelembagaan dan SIM Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta pada saat memberikan pembinaan dalam acara sosialisasi dan pendataan EMIS Madrasah (MI, MTs, dan MA) Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Tahun 2016 yang berlangsung di Aula Kanwil Kementerian Agama DIY. Kamis – Jum’at (11 sd 12 /02).

Hal ini disampaikan terkait dengan hasil pendataan EMIS pada semester Ganjil kemarin yang hasilnya belum sesuai yang diharapkan. Karena biasanya hasil pendataan EMIS Kanwil Kemenag DIY selalu yang terbaik di Indonesia, namun karena belum semua satuan pendidikan melaksanakan update data EMIS sesuai petunjuk dan waktu yang sudah ditentukan.

Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Noor Hamid, M.Pd.I dalam sambutannya pada kegiatan tersebut kedepan  berharap bahwa dengan data yang baik maka semua pengambilan kebijakan akan tepat sasaran dan akan menghasilkan output sesuai dengan harapan. Untuk itu semua operator EMIS harus memiliki empat hal yaitu 1). Komitmen untuk menyajikan data yang baik dan valid. 2). Teliti dalam mengentri data EMIS agar data yang dihasilkan valid. 3). Sabar dalam menjalankan tugas sebagai operator EMIS agar pendataan bisa berjalan dengan baik dan lancar. 4). SDM yang professional, untuk itu diharapkan operator EMIS untuk selalu meningkatkan SDM nya agar kedepan pendataan EMIS menjadi satu-satunya pusat data di madrasah.

Kasi Kelembagaan dan SIM Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Akhmad Subkhi, M.Pd dalam upaya untuk melalukan pendataan dengan baik, komprehensif, data yang uptodate mutlak harus dilakukan, karena dengan data yang baik dan uptodate setiap program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam perencanaan akan menghasilkan output yang baik, seperti program BOS, PIP, BOP RA, SARPRAS dan lain lain.

Selanjutnya Pak Subkhi memberikan 3 hal penting yang harus dilakukan dalam pendataan yakni (1) Updating data, yaitu dilakukan terus menerus melakukan update data supaya data yang tersaji adalah data paling akhir, (2) Selalu melakukan kelengkapan data, data harus lengkap bahkan kalau perlu harus dikembangkan sesuai dengan perkembangan jaman, dan (3) Setiap keputusan harus berbasis pada data, data sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan, baik kanwil Kemenag, kan Kemenag kab/kota, dan lembaga pendidikan Madrasah harus menjadi agen atau basis data.

Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY memberikan penghargaan kepada operator EMIS Madrasah di semua jenjang (RA, MI, MTs dan MA). Penghargaan tersebut diberikan atas kerja keras dan peran serta operator EMIS Madrasah dalam mensukseskan pendataan EMIS Madrasah.

Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi Kanwil Kementerian Agama DIY atas komitmen, dedikasi dan kerjasama operator EMIS Madrasah dalam melakukan updating data EMIS Madrasah sesuai dengan petunjuk dan waktu yang telah ditentukan.

Penghargaan yang diberikan berupa Laptop untuk terbaik Pertama, Kedua dan Ketiga. Selain itu diberikan Piala dan Sertifikat Penghargaan untuk terbaik Pertama hingga Kelima di semua jenjang (RA, MI, MTs dan MA).

Penghargaan ini diberikan kepada lembaga yang sudah berhasil mengupdate data EMIS Madrasah baik pada Semester Genap TP 2014/2015 dan Semester Ganjil TP 2015/2016. Adapun kriterianya : Update data EMIS Madrasah yang tercepat, yang terbanyak dalam entri data siswa, data PTK, data Sarpras dll. Yang paling sedikit tingkat kesalahannya serta berdasarkan pertimbangan dan usulan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Adapun lembaga yang mendapatkan penghargaan EMIS Award Tahun 2015 sbb :

Jenjang RA : Terbaik Pertama dari RA Mu’adz Bin Jabal Kota Yogyakarta, Terbaik Kedua dari RA Masyithoh Gembuk I Gunung Kidul, Terbaik Ketiga dari RA Ar-Rohmah Bantul, Terbaik Keempat dari RA Masyithoh Potrowangsan Kulon Progo, dan terbaik Kelima dari RA Al-Amin Sleman.

Jenjang MI : Terbaik Pertama dari MI YAPPI Tobong Gunung Kidul, Terbaik Kedua dari MI Ma’arif Bego Sleman, Terbaik Ketiga dari MI At-Taqwa GUPPI Kulon Progo, Terbaik Keempat dari MI Ma’arif Giriloyo 2 Bantul, dan terbaik Kelima dari MI Ma’had Islamy Yogyakarta.

Jenjang MTs : Terbaik Pertama dari MTs Sunan Pandanaran Sleman, Terbaik Kedua dari MTs Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta, Terbaik Ketiga dari MTs Hasyim Asy’ari Bantul, Terbaik Keempat dari MTs Muhammadiyah Sodo Gunung Kidul, dan terbaik Kelima dari MTs Muhammadiyah Wates Kulon Progo.

Jenjang MA : Terbaik Pertama dari MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Terbaik Kedua dari MA Ibnul Qoyyim Putri Sleman, Terbaik Ketiga dari MA Hamalatul Qur’an Bantul, Terbaik Keempat dari MA Darul Qur’an Gunung Kidul, dan terbaik Kelima dari MA Darul Ulum Kulon Progo.

Semoga dengan apresiasi penghargaan EMIS Award ini, kelembagaan Madrasah di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta bisa sejajar dengan Sekolah yang dibina oleh Dinas Pendidikan dan bahkan Madrasah kedepannya menjadi tujuan utama masyarakat. Dan pada akhirnya Madrasah harus lebih baik, dan Lebih Baik Madrasah. Semoga. (Subkhi Dikmad DIY).

Sumber : http://dikmaddiy.org/index.php?option=com_content&view=article&id=455:apresiasi-penghargaan-operator-emis-2015-dalam-mewujudkan-pendataan-emis-sebagai-satu-satunya-pendataan-pendidikan-islam-satu-pintu&catid=51:berita&Itemid=327

Leave a comment