Pelantikan Tapak Suci sukses buat penonton kagum

Pelantikan organtri yang paling ditunggu-tunggu oleh santri Mu’allimin pun tiba. Pelantikan organisasi santri Tapak Suci Unit 009, pelantikan yang memacu adrenalin bagi penonton maupun bagi yang dilantik, digelar pada Kamis malam 24 Agustus 2017. Pada pelantikan kali ini, Pengurus Tapak Suci Unit 009 periode 2016/2017 mengambil tema “Satukan Pikiran, Menggapai Tujuan”.

“Saya berharap di periode selanjutnya, dengan adanya tema ini bisa menyatukan pikiran antar anggota. Karena apabila tidak disatukan pikiran para anggotanya, tujuan besar yang akan dicapai oleh para Pengurus Pimpinan Cabang Tapak Suci Unit 009 tidak akan tercapai” Ujar Ali Nur Syamsi Dahlan selaku Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Tapak Suci periode 2017/2018.

Tak hanya Ustadz Aly Aulia Lc, M.Hum., selaku Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, perwakilan dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Daerah Tapak Suci juga ikut diundang dan meramaikan acara pelantikan ini. “Muallimin sudah mewarnai pencak silat di Jogjakarta ini. Apresiasi Tapak Suci Muallimin sangat di harapkan masyarakat. Karena banyak yang kekurangan kader Tapak Suci ini sendiri”. Kalimat awal yang di sampaikan oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci.

Sambutan oleh Pimpinan Pusat tak jauh berbeda dari apa yang di sampaikan oleh Ustad Ramli. Pembina Pimpinan Cabang Tapak Suci Unit 009 berharap Tapak Suci dapat memberi warna beda bagi Muallimin dan Bangsa.

Rangkaian acara pelantikan dapat di katakan menarik. Seperti yang di katakan Ketua Umum periode 2016/2017. Pasalnya banyak hal yang mengejutkan membuat para hadirin tetawa sekaligus terkagum. Peragaan drama yang di bungkus dengan selingan tawa dan canda. Berkisahkan seorang dua kubu muslim yang selalu bertengkar. Merah dan putih kubu tersebut. Karena kurang adanya rasa persatuan maka mereka sering berseteru. Di lain sisi ada kelompok  penjahat yang selalu menguasai apa saja yang di depannya. Membuat kedua kubu muslim ini kualahan memberantas mereka. Akhirnya mereka bersatu dan melawan penjahat dan pada akhirnya dapat terselesaikan masalah penjahat tersebut.

Dan di lanjutkan dengan adat yang selalu dilakukan oleh Pimpinan Cabang Tapak Suci Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Loncat melewati lubang api itulah adat yang ada di Muallimin.  Di sisi lain para hadirin terlihat khawatir tapi di lain sisi juga ada perasaan kagum akan kehebatan para pengurus Pimpinan Cabang Tapak Suci Unit 009.

Yang mana di harapkan dengan adanya sumpah dan janji baiat untuk pengurus yang baru dapat menjadi pengurus yang bisa memaksimalkan tugas dalam menjalankan amanatnya.

Sumber : www.mualliminmu.com

Leave a comment