Company Logo

Chat Via YM

Humas  1  : 

Humas  2  : 

Notice

Articles

S Parman – Suronatan di Halal bi Halal

Hubungan kasih sayang harus dijaga dan dibina sebaik-baiknya. Allah SWT memerintahkan: “... Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) sillaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa: 1). Halal bi halal atau juga biasa disebut syawalan, adalah agenda rutin tahunan yang telah membudaya di nusantara. Ditilik dari namanya, syawalan, pasti diadakan di bulan Syawal. Tapi jika ditilik dari substansinya, kapan dan di mana pun, harus dibudayakan. Tujuannya adalah mengokohkan tali silaturrahmi/silaturrahim. Tidak mudah menelusuri akar sejarah daripada budaya ini. Yang jelas, budaya ini hingga kini masih lestari dan terus dilestarikan oleh generasi penerus.

Baca selanjutnya

Saat ‘Cah Mu’allimin’ bertemu dengan Wakil Presiden RI

 

 

               bersama Wapres RI, Prof. Dr. Boediono 

     Siapa sangka dipenghujung tahun kepemimpinan Negara Indonesia seorang pemimpin masih mampu menunjukkan pola pikir yang arif dan penuh kesederhanaan sehingga mampu menginspirasi kalangan pemuda yang bertatap muka langsung dengannya. Dan itulah hal yang ada pada diri seorang pak ‘Boediono’. Wakil Presiden Republik Indonesia berdarah blitar yang mendampingi pak Susilo Bambang Yudhoyono dalam mengemban amanah rakyat untuk memimpin Negeri tercinta ini. Dan salah satu orang yang terinspirasi oleh beliau adalah saya, ‘Cah Mu’allimin’ kelas 6 IPA 3 yang saat ini hidup di Asrama Abu Dzar al-Ghifari (10).

Baca Selanjutnya

Mubaligh Hijrah di Tanah Seribu Bambu

Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya dan juga beberapa organisasi daerah lain di Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Ikatan Pelajar Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Seluruh Anak Sumatera (IKPAMMMASAS) pada 28 Juni - 18 Juli mengadakan Mubaligh Hijrah dan disusul Semarak Ramadhan pada 20 Juli lalu.


Mubaligh Hijrah

Mubaligh Hijrah (MH) tahun ini bertempat di Kabupaten Pringsewu, berpusat di Kecamatan Ambarawa. Kabupaten Pringsewu sendiri merupakan salah satu kabupaten baru di Provinsi Lampung, berdiri pada tahun 2008 dan merupakan hasil dari pemekaran wilayah Kabupaten Tanggamus. Kabupaten yang dipimpin oleh Bapak Sujadi ini merupakan kabupaten terkecil di Lampung sekaligus kabupaten pemilik kepadatan penduduk tertinggi di Lampung, penduduknya dari berbagai etnis, didominasi suku Jawa, kemudian ada suku Lampung, suku Semendo, dan sebagian kecil suku lain seperti Bugis dan Minang. Hasil taninya didominasi beras dan kopi serta sebagian kecil kakao, saat ini Kabupaten Pringsewu juga cukup dikenal berkat penemuan mata air di Desa Karawangsari, Kecamatan Ambarawa yang menyebabkan industri rumah tangga berupa produksi air bersih dan air RO sangat menjamur. Dalam hal kekuatan dan persebaran Persyarikatan Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu terkenal memiliki basis Muhammadiyah dan amal usahanya yang cukup kuat khususnya dalam lingkup PW Muhammadiyah Lampung.

Baca Selanjutnya

NAPAK TILAS PENDIRI DAN PUNGGAWA MUHAMMADIYAH

Akhir sepuluh hari kedua di bulan ramadhan 1435 H yang lalu, Petilasan pendiri dan punggawa Muhammadiyah di sekitar Kota Yogyakarta disesaki oleh ratusan siswa baru Mu’allimin kelas 1 dan 4. Sebagai bagian dari rangkaian program Tamhidy bulan Ramadhan 1435, napak tilas atau biasa juga disebut Wisata Kampung Muhammadiyah itu menitikberatkan pada tiga kampung Muhammadiyah di Kota Yogyakarta. Ketiga kampung tersebut adalah Kauman, Karangkajen, dan Kotagede.


Antusiasme peserta (siswa baru) tampak amat tinggi. Selain karena kegiatan ini bersifat outdoor, transportasi yang digunakan untuk keliling kota dalam tempo saharian juga terbilang unik. Delapan kereta kelinci melaju tanpa putus dari Jalan S Parman 68 ke lokasi pertama di Kauman. Maka wajar saja jika jalanan agak semrawut dibuatnya. Biarpun demikian, iring-iringan itu cukup menarik perhatian warga dan pengguna jalan lain, terlebih lagi ketika melewati jalanan sekitar Notoprajan, ada saja yang melihat. Bendera Muhammadiyah dan Ortom berkibar gagah di setiap sudut tiap kereta. Seluruh peserta yang berseragam putih-putih peci hitam juga nampak bersemangat mengibarkan bendera mini Mu’allimin berbahan dasar kertas.

Baca Selanjutnya

Profil Ranting; PR IPM Mu'allimin

Muhammadiyah Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta; biasa disebut dengan sebutan "PR IPM Mu'allimin" atau "IPM Muin". Ranting ini adalah ranting IPM di Madrasah Mu'allimin Yogyakarta, ranting yang menaungi Fortasi Muallimin 2014. Kali ini kita bakal membahas tentang ranting kita ini

Sejarah

PR IPM Mu'allimin berdiri sejak tahun 1995, dimana pada saat itu IPM masih menggunakan nama IRM karena adanya peraturan dari pemerintah yang cukup ketat tentang organisasi kepelajaran. Walaupun dirintis pada 1995, sebenarnya organisasi kepelajaran bernuansa Muhammadiyah telah ada di Mu'allimin berpuluh tahun sebelumnya.

 

Tepatnya pada tahun 1924 didirikanlah organisasi pelajar di Mu'allimin yang bernama Sinar Kaum Muhammadiyah (SKM). SKM ini adalah organisasi yang sangat mirip dengan IPM baik itu basis massa maupun model pergerakannya, hanya saja perbedaanya adalah SKM lingkupnya terbatas hanya di Mu'allimin tanpa ada cabang sama sekali di sekolah lain seperti halnya IPM. SKM terus eksis keberadaannya di Mu'allimin walaupun IPM telah berdiri dan menjadi organisasi kepelajaran di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

 

Setelah bertahun-tahun menentang arus, akhirnya pada 1995 setelah melalui proses dari penjajakan sampai pembuatan keputusan yang cukup berlarut-larut, SKM berganti menjadi IRM dengan pertimbangan bahwa Mu'allimin adalah sekolah kader Muhammadiyah, maka mu'allimin haruslah dapat mencetak kader dimulai dari IRM/IPM agar nantinya bisa melanjutkan tampuk kepemimpinan Organisasi Otonom (Ortom) Muhamadiyah secara berjenjang dan bermuara kepada kepemimpinan Persyarikatan Muhammadiyah.

 

Struktur Keorganisasian

Pada saat ini, PR IPM Mu'allimin memiliki Pimpinan Harian + 8 bidang. Bidang-bidang tersebut terdiri dari 3 bidang wajib (Perkaderan, Kajian Dakwah Islam, dan Pengkajian Ilmu Pengetahuan) dan 5 bidang tambahan (Bahasa, Olahraga, Kesenian, Sosial, dan Kewirausahaan). Sistem bidang ini serupa dengan ranting-ranting lain maupun jenjang pimpinan IPM yang lebih tinggi.

 

Sistem bidang di Mu'allimin sendiri merupakan sistem yang tergolong baru (mulai digunakan pada periode 2013/2014). Pada periode-periode sebelumnya PR IPM Mu'allimin memakai sistem departemen, yaitu setiap departemen dipimpin oleh koordinator tanpa ada sekretaris laiknya pada sistem bidang. Pada saat ini pun bidang-bidang yang ada mewarisi departemen-departemen pada era IPM terdahulu juga era SKM pada masanya.

 

Kontak dan Kantor

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, PR IPM Muallimin berkantor di Lantai 3 gedung BKKM Muallimin Jl. S.Parman No. 68 Ketanggungan, Wirobrajan, Yogyakarta 55012

Akun sosial media dan alamat blog PR IPM Muallimin adalah sebagai berikut :

Twitter       : @IPMMuin

Facebook  : IPM Muallimin

Blog             : ipm-muallimin.blogspot.com

 

Subcategories

Informasi Akademik

PSB OnLine

Perpustakaan Online

Art Clock

Calendar





MADRASAH MU'ALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Jl. S.PARMAN 68 YOGYAKARTA 55012, Telp:(0274)373122 Fax:(0274)385516

Email : muallimin_muhyk@yahoo.com; Website : www.muallimin.sch.id


Powered by Mu'allimin® Desaigned by : Emgain Admin