Haedar Nashir: Alumni Mu’allimin Harus Mampu Berdiaspora Mengemban Misi Perubahan dan Kemajuan Umat

Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta kembali menggelar acara Darul Arqam Purna bagi 168 orang siswa kelas XII tahun pelajaran 2018/2019 di Youth Center, 9-12 April 2019. Agenda rutin di akhir tahun pelajaran tersebut didesain untuk membekali para calon lulusan madrasah tertua di Indonesia itu khusus dalam spesifikasi materi kemuhammadiyahan, keislaman, kemu’alliminan, kepemimpinan, dan juga kebangsaan.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr H Haedar Nashir MSI, di hall center madrasah setempat, Selasa (9/4/19). Dalam tausyiahnya, ia berpesan kepada seluruh siswa yang pada tanggal 1 Mei 2019 akan diwisuda menjadi alumni itu, untuk terus berkiprah mengembangkan potensinya sebagai kader pendidik, ulama, dan pemimpin yang berkarakter akhlakul karimah. Haedar menegaskan bahwa fasilitas dan materi edukatif yang ada di madrasah, hanyalah sekedar sebagai instrumen pendukung, namun yang yang sejatinya menjadi konten substansialnya adalah jiwa dan pribadi secara personal.

“Sebagai kader persyarikatan, para siswa harus memiliki nilai-nilai pribadi dan jati diri, memiliki etos kemandirian, jauh dari sifat malas, dan harus cepat tanggap merespons peluang dan kesempatan yang ada di depan mata,” ungkapnya.

Secara khusus, Haedar Nashir berpesan kepada para siswa, “Kalau menjadi pendidik, jadilah pendidik yang berilmu dan bisa menjadi uswah. Jika menjadi ulama, jadilah ulama yang berkemajuan dan mencerahkan,” jelas Haedar.

Alumni Mu’allimin juga dituntut untuk siap menjadi pemimpin dalam pengertian luas. Menurutnya, pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang memiliki akhlak yang terpuji, cerdas, berilmu, berani berpikir kritis, serta berkemajuan sesuai tuntutan zaman.

“Lulusan Mu’allimin harus mampu menjadi kader kemanusiaan, umat, bangsa dan kader persyarikatan. Tidak hanya di Indonesia, namun mampu berdiaspora di level global untuk melakukan sebuah perubahan menuju kemaslahatan dan kemajuan bagi umat,” tutur Haedar di akhir amanahnya.

Acara yang akan berlangsung selama empat hari tersebut, para siswa juga dijadwalkan akan memperoleh pencerahan dari beberapa tokoh Muhammadiyah, di antaranya Prof Dr H Yunahar Ilyas Lc M.Ag, Dr H Abdul Mu’ti M.Ed, Drs H Dahlan Rais M.Hum, Dr H Busyro Muqoddas M.Hum, Nasrullah Larada SIP, Drs H Afnan Hadikusumo, Dr H Khoiruddin Bashori M.Si, Prof Dr H Ahmad Syafi’i Maarif MA, Dr H Agung Danarta M.Ag, Dr phil H Ridho Al Hamdi MA, serta Sunanto.

Leave a comment